Cara Menanam Cabe Bolivian Rainbow Sistem Dutch Bucket

Sudah tahu kan apa itu sistem dutch bucket?? yang belum tahu apa itu sistem dutch bucket Anda bisa simak foto berikut

Sistem dutch bucket ini sebenarnya kombinasi antara sistem NFT dan juga sistem fertigasi tetes. Larutan nutrisi di alirkan menggunakan pompa ke sistem hidroponik media tanam dan akan dikembalikan ke bak nutrisi. Sistem ini biasanya digunakan untuk menanam sayuran buah seperti cabai, terong, timun, semangkan, melon dan sayuran buah lainnya.

Sesuai judul diatas maka hari ini kita akan membahas tentang bagaimana menanam cabai menggunakan sistem dutch bucket. Nah seperti apa langkah-langkahnya Anda bisa membaca terus artikel ini sampai selesai ya..

Sebelum menanam ini beberapa hal yang perlu disiapkan :

  1. siapkan benih cabainya
  2. siapkan media tanam
  3. siapkan sistem untuk semai
  4. siapkan nutrisi hidroponik
  5. siapkan sistem dutch bucketnya
  6. siapkan air
  7. dan siapkan alat bahan pendukung lainnya seperti gunting, pinset, tusuk gigi, ember

Setelah Kita siapkan peralatan dan perlengkapan seperti diatas maka langkah selanjutnya adalah mulai menanam. Dalam memulai menanam cabai bolivian rainbow di sistem dutch bucket ini ikuti langkah langkah seperti dibawah ini

Semai benih cabai bolivian rainbow
Setelah Kita memiliki benih cabai bolivian rainbow maka kita bisa semai benih menggunakan media tanam yang telah disiapkan. Kita bisa menggunakan rockwool, maupun media tanam lainnya seperti arang sekam, cocopeat dll. Setelah semaian berdaun 4-6 Anda boleh pindahkan semaian cabe ini ke sistem dutch bucket.

Siapkan sistem dutch bucket

Untuk sistem dutch bucket kita bisa membuatnya sendiri. Namun jika kita tidak cukup waktu untuk membuat, kita bisa membelinya. Untuk membeli sistem dutch bucket di toko – toko peralatan hidroponik.

Pindah tanam

Nah setelah Anda semai dan juga sudah disiapkan sistem dutchbucketnya maka langkah selanjutnya adalah pindah tanam. Cabai bisa pindah tanam ketika berumur sekitar 3 minggu atau ketika sudah muncul 4-6 daun. Sebelum di pindah tanam ke sistem dutch bucket pastikan kita sudah setting sistem dutch bucket dan juga sudah kita tes. setelah sistem dutch bucket disiapkan dan juga sudah di tes berjalan lancar maka Kita bisa mulai pindah tanam. Sebaiknya kita sudah memberi nutrisi hidroponik pada bak penampung airnya.

Rawat tanaman

Setelah kita memindah semaian cabai bolivian rainbow ke sistem dutch bucket langkah selanjutnya adalah merawat. Tanaman cabai cukup rentan terserang hama, seperti aphids, thrips, kutu kebul dll, maka kita perlu cek setiap hari kondisi tanaman ini. Untuk pencegahan kita bisa semprotkan pestisida alami setiap 2x dalam seminggu.

Panen

nah ini yang kita tunggu-tunggu Panen. Setelah tanaman cabai ada yang telah memasuki masa panen maka panenlah.. 🙂

Bagaimana mudah bukan, silahkan dicoba ya. Jika kamu ingin menanam cabai dengan sistem dutch bucket ini maka kamu bisa mengikuti langkah langkah seperti diatas.

semoga bermanfaat. Salam behidro

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *