Yuk Membuat Kebun di Halaman Rumah

Memiliki kebun di halaman rumah merpakan impian semua orang, selain bermanfaat juga dapat menyejukan hati bagi yang berkebun maupun yang melihat. Namun perlu kretivitas bagi kita yang hanya memiliki lahan sempit untuk kita jadikan kebun di halam rumah. Berkebun dengan sistem Vertikultur dapat menjadi salah satu langkah untuk para penyuka bercocok tanam sayuran di halaman rumah. Di samping untuk estetika lingkungan yang nyaris seperti struktur tanaman hias, sayuran uang dihasilkan hasil dari berkebun dengan teknik ini dapat dimanaatkan untuk kebutuhan konsumsi keluarga sendiri. Lalu, bagaimanakah cara membuat kebun sayuran mini di halaman rumah yang terbatas dengan teknik vertikultur?

Berkebun dengan sistem Vertikultur adalah metode tanam yang menujukan media tanam dan tanamannya ke arah atas. Ini bisa menjadi pilihan yang menarik untu diterapkan apalagi bagi kita yang halaman rumahnya terbatas. Sistem ini juga mudah diterapkan siapa pun. Disamping dapat diaplikasikan di darat, vertikultur dapat pula diterapkan diatas kolam air. Malah ada juga yang mengembangkannya dengan hidroponik tanpa menggunakan media tanah.

Berkebun dengan sistem Vertikultur dapat dibilang solusi bercocok tanam di masa yang akan datang. Teknik menanam di lahan sempit ini aman bagi lingkungan dan hemat lahan, kegiatan membajak atau mencangkul tanah sudah tidak dibutuhkan lagi. Apalagi media tanamnya pun mudah dipindah-pindah dan praktis. Namun bagaimana cara membuat kebun sayuran mini di halaman rumah menggunakan teknik vertikultur?

Ragam tanaman sayuran yang dapat di tanam seperti kangkung, pakcoi, peterseli, dan seledri dapat dikembangkan dengan teknik vertikultur. Malah, tak cuma tanaman sayuran, tanaman pangan, holtikultur, dan tanaman umbi-umbian pun dapat tumbuh baik dengan sistem vertikular ini.

Nah, berhubungan dengan masa panen, teknik vertikultur hampir serupa dengan sistem bercocok tanam konvensional. Misalnya saja tanaman selada dan sawi mempunyai masa panen selama 40 hari serta tanaman lombok memerlukan waktu kira-kira 90 hari. Namun ada berbagai keunggulan lain dari sistem vertikultur seperti perawatannya mudah, hemat pupuk, air, dan lahan.

Malah bila ditekuni metode tanam vertikultur dapat memberikan peluang bisnis. Wadah/tempat yang banyak digunakan untuk bertanam dengan sistem vertikultur ialah pipa paralon (PVC) yang memiliki ukuran panjang + 2 meter.

Dalam pengaplikasiaannya, ukuran paralon diterapkan dengan cara yang berbeda-beda sesuai ukuran dan jenis tanaman yang dibudidayakan. Paralon berukuran sedang akan klop bila ditanami peterseli, kangkung, pakcoi, seledri, dan caisim karena akar tanaman tersebut berukuran kecil.

Jarak antartanam diantara lubang yang satu dengan lainnya umumnya berukuran 20-25 cm. Tetapi, spesial tanaman cabe dibutuhkan jarak tanam yang lebih renggang (mempergunakan paralon spiral) supaya tajuk tanaman yang satu dengan yang lainnya tidak terlampau rimbun dan tidak bertemu.

Anda membutuhkan gergaji dan panas api untuk melubangi paralon jarak 20-25 cm dan lebar garisnya 10 cm. Garis-garis itu dibuat berselang-seling. Sesudah semua garis itu jadi maka digergaji menurut ukuran. Kemudian sisi bagian atas garis yang tadi digergaji dipanaskan hingga sedikit lunak, lantas ditekuk kedalam memakai botol beling bekas. Sedangkan di bagian bawah paralon sebaiknya diberi adonan semen (dicor) dengan diwadahi ember/baskom bekas.

Disamping dengan paralon, Anda pun dapat mencoba sistem vertikultur memakai kotak bekas tempat telur, bambu, talang air, botol bekas, jerigen bekas, dan lainnya. Cara ini dapat Anda kembangkan dan diselaraskan menurut kekreatifan setiap pembudidaya tanaman.

Demikianlah cara membuat kebun sayuran mini di halaman rumah Anda. Semoga tulisan ini menginspirasi Anda untuk berkebun vertikulur.

Sumber : urbanina

One thought on “Yuk Membuat Kebun di Halaman Rumah

  • July 11, 2018 at 1:33 am
    Permalink

    Dari dulu memang penget berkebun d halaman rumah tpi dengan membaca artikel ini ada gambaran dan gak tetlalu susah

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *